Obat Untuk Kesehatan Gigi

Makanan manis selalu menjadi tertuduh dalam masalah gigi berlubang. Makanan manis seperti gula difermentasi oleh bakteri dimulut menjadi asam, yang melemahkan lapisan keras gigi (email) sehingga terbentuk lubang di gigi. Bakteri yang paling bertanggung jawab terhadap gigi berlubang (kakries gigi) adalah Streptococcus Mutant. Bakteri ini mengeluarkan limbah perusak gigu berupa zat asam dan glukan (bahan dasar pembentuk plak yang merupakan kumpulan koloni kuman).

Namun tidak semua rasa manis merusak gigi. Rasa manis yang berasal dari pohon White birch justru sangat bermanfaat bagi gigi dengan mencegah terjadinya gigi berlubang. Pemanis alami ini disebut xylitol, yang juga terdapat pada wortel dan stroberi, dan kini banyak digunakan dalam permen karet.

Cara kerja xylitol unik dan sederhana. Meski manis, xylitol tidak bisa di fermentasi oleh S. mutant. Ketika bakteri penyebab gigi berlubang memakan xylitol, bakteri ini tidak bisa mencernanya. Lama kelamaan bakteru kehabisan energi karena tidak mendapatkan makanan dan akhirnya mati. Otomatis pertumbuhan bakteri jahat di mulut terhambat.

Molekul xylitol terdiri dari 5 atom karbon, berbeda dengan sukrosa dan glukosa yang memiliki 6 atom karbon. Ini membuat bakteri terpikat, karena strukturnya mirip gula namun sebenarnya berbeda. Ketika bakteri memakan xylitol, sama  saja dengan bunuh diri. Efeknya berkelanjutan, karena bakteri mati maka tidak terbentuk asam. Kondisi ini menongkatkan pH mulut hingga kadar asam turun, akibatnya proses remineralisasi (pengembalian mineral) gigi lebih cepat.

Molekul xylitol sendiri dapat membantu memperbaiki reineralisasi oada struktur gigi yang mengalami demineralisasi (kehilangan mineral). Studi menunjukkan, remineralisasi lebih pada gigi dan di celupkan ke larutan remineralisasi plus 20% xylitol, dibandingkan pencelupan ke larutan remneralisasi tanpa xylitol. Ini membuktikan, xylitol membantu pergerakan ion kalsium dalam remineralisasi.

Karena pertumbuhan bakteri terhambat, populasinya berkurang. Yang menarik jika xylitol di konsumsi dalam jangka panjang, profil bakteri dimulut akan berubah. Strain (jenis)-nya berubah dari yang sensitif (tidak tahan) terhadap xylitol menjadi yang resisten (tahan). Ini karena populasi strain yang sensitif menurun, sehingga mulut didominasi oleh strain yang resisten. Sementara itu riset menunjukkan, strain yang resisten xylitol memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk melekat dan menciptakan koloni di gigi, dan daya merusaknnya terhadap gigi lebih lemah.


=====================================

>>> Super Green Plus SG, Obat Sakit Gigi 1-9 Menit Sembuh Tanpa Efek Samping 100% Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Mengatasi Sakit Gigi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *